Isbath Nikah Di Pengadilan Agama

 KEMBANG, 22 FEBRUARI 2018, Menurut Undang-Undang Perkawinan, yang dikenal dengan Undang-Undang No.1 Tahun 1974, yang dimaksud dengan perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Setiap pasangan yang menikah yang dicatatkan di KUA memiliki buku  nikah sebagai bukti kalau sudah melangsungkan pernikahan. Seandainya pasangan tidak memiliki bukti pernikahan maka dapat dapat dilakukan isbath nikah di Pengadilan Agama. Isbath Nikah yang dapat dilakukan di Pengadilan Agama terbatas mengenai hal-hal yang berkenaan dengan :

  1. Adanya perkawinan dalam rangka penyelesaian perceraian
  2. Hilangnya akta nikah
  3. Adanya keraguan tentang sah atau tidaknya salah satu syarat perkawinan
  4. Adanya perkawinan yang terjadi sebelum berlakunya undang undang no 1 tahun 1974
  5. Perkawinan yang dilakukan mereka yang tidak mempunyai halangan perkawinan menurut undang undang no1 tahun 1974

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan